Cendol Tepung Sagu Manggsir

1776393288699.jpg

Di Kampung Manggroholo, Tepung Sagu Manggsir bukan hanya bahan makanan, tetapi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Dari tangan-tangan ibu kampung yang terampil, lahirlah minuman sederhana namun menyegarkan: Cendol dari Tepung Sagu Manggsir.

Prosesnya dimulai dengan mengolah sagu manggsir hingga menjadi tepung halus. Tepung tersebut kemudian dicampur dengan air dan sedikit pewarna alami dari daun pandan lalu dimasak hingga mengental. Adonan yang sudah matang ditekan melalui cetakan tradisional sehingga membentuk butiran-butiran kecil yang kenyal. Butiran cendol itu kemudian direndam dalam air dingin agar teksturnya tetap lembut dan segar.

Cendol sagu manggsir biasanya disajikan dengan gula merah cair dan santan kelapa segar. Rasanya manis, gurih, dan menyegarkan sangat cocok dinikmati saat cuaca panas di Manggroholo. Minuman ini tidak hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga menjadi simbol kearifan lokal dan pemanfaatan pangan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Bagikan post ini: